Manajemen Sulit Intubasi pada Seksio Sesarea Emergensi dengan Pembesaran Kelenjar Tiroid

  • Renol Hamonangan Simatupang Fellow Anesthesi Obstetri
  • Arif Ikhwandi obstetric anaesthesia consultants
  • Ratih Kumala Fajar Apsari obstetric anaesthesia consultants
Keywords: Manajemen jalan napas, sulit intubasi, intubasi umum, seksio sesarea, penyakit graves

Abstract

Pasien obstetri yang menjalani operasi seksio sesarea dengan teknik anestesi umum memiliki risiko kegagalan intubasi trakea yang cukup tinggi. Hal ini disebabkan adanya perubahan fisiologi pada kehamilan yang menyebabkan perubahan hormonal, mekanis dan perubahan sirkulasi signifikan, yang menyebabkan terjadinya penyempitan diameter orofaring dan peningkatan resistensi saluran napas bagian atas. Pada pasien dengan pembesaran kelenjar tiroid yang disebabkan penyakit graves dapat menyebabkan deviasi dan kompresi trakea, sehingga mempersulit visualisasi laring dan intubasi endotrakeal. Hipertiroidisme juga dapat menyebabkan peningkatan laju metabolisme, takikardia, dan peningkatan konsumsi oksigen, yang meningkatkan risiko hipoksia selama periode apnea. Seorang wanita hamil G4P0A3, 35 minggu, intra uterin growth retardation (IUGR), impending eklampsia, ketuban pecah dini (KPD), suspek edema paru, hipertiroid dan pembesaran kelejar tiroid dengan penyebab penyakit Graves yang menjalani seksio sesaria emergensi dengan teknik anestesi umum yang mengalami kesulitan intubasi. Intubasi berhasil setelah dilakukan oleh dokter anestesi yang lebih berpengalaman. Laringoskopi intubasi menggunakan vidio laringoskopi dengan pipa endotrakeal (ETT) 6.5 mm yang diisi dengan stilet dengan memposisikan ketinggian bantal 20–30° serta melepas tekanan krikoid. Pentingnya pemahaman fisiologi pada wanita hamil berikut dengan komorbid penyakit yang menyertai serta pemahaman akan manejemen sulit intubasi pada ibu hamil adalah kunci sukses dalam menangani kondisi kesulitan intubasi pada wanita hamil.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Arif Ikhwandi, obstetric anaesthesia consultants

Departemen Anestesiologi & Terapi Intensif Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada – RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

Ratih Kumala Fajar Apsari, obstetric anaesthesia consultants

Departemen Anestesiologi & Terapi Intensif Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada – RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

References

Šklebar I, Habek D, Berić S, Goranović T. Airway management guidelines in obstetrics.Acta Clin Croat. 2023; 62(Suppl1):85-90.Doi: 10.20471/acc.2023.62.s1.10.

Murphy VE, Jensen ME. Longitudinal changes in upper and lower airway function in pregnancy. Immunol Allergy Clin North Am [Internet]. 2023;43(1):17–26. Doi.org/10.1016/j.iac.2022.07.005

Sharma MP, Cetera B. Thyroid disease and surgery [Internet]. Vol. 21, Anaesthesia and Intensive Care Medicine. Elsevier Ltd; 2020; 21(11):.558-71.Doi.org/10.1016/j.mpaic.2020.09.01

Pascual ZN, Langaker MD. Physiology pregnancy. Dalam: Physiology, Pregnancy. Startpearls. [Internet].2024, 39. Tersedia dari: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/32644730

Soma-Pillay P, Nelson-Piercy C, Tolppanen H, Mebazaa A. Physiological changes in pregnancy. Cardiovasc J Afr. 2016;27(2):89–94.

Kaur H, Kolli M. Acute pulmonary edema in pregnancy – fluid overload or atypical pre-eclampsia. Cureus. 2021;13(11):2019–21.

Sannaboraiah SK, Ramaswamy AH, Shaikh S. Thyroid disorders during pregnancy and anesthetic considerations. Anaesthesia, Pain Intensive Care. 2014;18(3):302–7.

Moleti M, Di Mauro M, Sturniolo G, Russo M, Vermiglio F. Hyperthyroidism in the pregnant woman: Maternal and fetal aspects. J Clin Transl Endocrinol [Internet]. 2019;16:100190. Tersedia dari: https://doi.org/10.1016/j.jcte.2019.100190

Nguyen CT, Sasso EB, Barton L, Mestman JH. Graves’ hyperthyroidism in pregnancy: a clinical review. Clin Diabetes Endocrinol. 2018;4(1):1–9.

Bordoni L, Parsons K, Rucklidge MWM. Obstetric airway management. Updat Anaesth. 2019;34:7–13.

Mushambi MC, Kinsella SM, Popat M, Swales H, Ramaswamy KK, Winton AL, et al. Obstetric Anaesthetists’ Association and Difficult Airway Society guidelines for the management of difficult and failed tracheal intubation in obstetrics. Anaesthesia. 2015;70(11):1286–306.

Delgado C, Ring L, Mushambi MC. General anaesthesia in obstetrics. BJA Educ [Internet]. 2020;20(6):201–7. Tersedia dari: https://doi.org/10.1016/j.bjae.2020.03.003

CROSSMARK
Published
2026-03-09
DIMENSIONS
Section
Case Report